Bebas, Corby ‘ratu ganja’ malam ini langsung terbang ke Australia

SUMUTNEWS.COM  |  JAKARTA — Schapelle Corby (41), wanita asal Australia yang divonis 20 tahun penjara atas kepemilikan 4,1 kilogram (Kg) Mariyuana, Sabtu (27/5) akan terbebas dari hukumannya. Wanita yang dijuluki ‘ratu ganja’ dikabarkan malam ini bersama keluarga langsung menuju ke Australia.

Kepala Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali, Ida Bagus K. Adnyana, membenarkan bahwa hari ini masa bimbingan atau hukuman Corby akan berakhir.

“Tentunya akan dilakukan serah terima dari Bapas ke pihak Imigrasi Ngurah Rai, kemudian langsung ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” jelasnya, Sabtu (27/5).

Corby dijadwalkan menggunakan penerbangan Virgin Australia tujuan Denpasar-Brisben pukul 22.10 waktu setempat.

Sekedar mengingat, bahwa Corby menjalani pembebasan bersyarat yang ditangani oleh Menteri Hukum dan HAM pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014.

Perempuan bermata biru ini menjalani masa bebas bersyarat ini selama tiga tahun. Dia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada 2005 karena telah membawa mariyuana sebanyak 4,1 Kg.

Corby tertangkap tengah membawa ganja tersebut di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 2004 lalu. Di mana pada saat pemeriksaan papan selancar miliknya berbunyi. Usai diperiksa ternyata terdapat tumpukan ganja di dalamnya.

Dalam pembelaannya, yang saat itu masih berstatus mahasiswa, mengaku tidak tahu sama sekali soal barang haram tersebut dan menyebut dirinya dijebak permainan sindikat. (SN/MER).

Leave a Reply

*