Lagi.. Bupati Simalungun Jr Saragih Mutasi ‘Se-Enaknya’ Pejabat Pemkab Simalungun

SumutNews.com | SIMALUNGUN —Bupati JR Saragih kembali melakukan mutasi para pejabat di lingkungan Pemkab Simalungun. Kali ini Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Jones Simanjuntak dimutasi menjabat Kepala Bidang (Kabid) di Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Informasi diperoleh pada, jabatan Jones Simanjuntak itu diisi oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Farmasi, Edwin Simanjuntak. “Jones Simanjuntak dimutasi ke BKKBN dan digantikan oleh Kabid Farmasi, E Simanjuntak,” beber sumber enggan menyebut jati diri dari seberang telepon selulernya.

Ironis, masih narasumber, walau mutasi sudah terjadi hingga berpekan lamanya, dan jabatan Kepala UPTD Farmasi sudah dijabat oleh Boru Simarmata, Edwin Simanjuntak tak juga menduduki jabatan barunya itu.

Bahkan beberapa hari terakhir ini, Edwin masih tetap berkeliaran di Kantor UPTD Farmasi. Hal ini memunculkan pertanyaan terkait keberadaan Edwin tersebut.
Sehingga sejumlah pegawai di UPTD Farmasi Simalungun menduga kuat bahwa Edwin berencana akan mengolah aset (obat obatan) di UPTD Farmasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Tagon Sihotang, yang notabene ‘algojo’ nya Simalungun 1, JR Saragih sebagai mana disebut-sebut PNS di jajaran Pemkab Simalungun belum berhasil dimintai keterangan terkait tanggal mulai berlangsungnya mutasi.

Amat disayangkan, upaya konfirmasi yang coba dilayangkan berkali kali ke nomor telepon seluler miliknya (Tagon Sihotang) di 08236130076 sudah tidak aktif.
Dilansir dari hetanews Jones Simanjuntak membantah bahwa jabatan yang sebulumnya diduduki dicopot. “Bukan dicopot, tapi dimutasi. Persisnya pada tanggal 5/12/2016 surat keterangan (SK) mutasi ke BKKBN saya terima,” ujar Jones.

Menurutnya, persoalan mutasi yang dialami tidak perlu dibesar-besarkan. Sebab pada dasarnya loyalitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu harus siap ditempatkan dimanapun oleh pimpinan. “Tak perlulah dibesar-besarkan, PNS itu siap di mana pun ditempatkan oleh pimpinan. Lagi kan bukan nonjob, saya dipromokan menjabat Kabid di BKKBN. Kalaupun pimpinan bilang saya nonjob, selaku PNS saya harus siap,” jelasnya bahwa dirinya sedang menuju BKKBN Provinsi Sumatera Utara. (sn/red).

Leave a Reply

*