Paus Fransiskus Makan Bersama Tunawisma Rayakan Ulang Tahun ke-80

SumutNews.com | VATIKAN — Sabtu (17/12/2016), pimpinan tertinggi Gereja Katolik dan Vatikan, Paus Fransiskus genap berusia 80 tahun. Paus merayakan ulang tahun ke-80 pada hari Sabtu dengan cara bersarapan bersama delapan orang tunawisma sebelum merayakan Misa dengan para Kardinal.

Terlahir dari keluarga berdarah Italia di Argentina, pria yang terlahir dengan nama Jorge Bergoglio itu menjadi Paus ke-266 saat terpilih pada 13 Maret 2013. Paus menerima pesan email lebih dari 70.000 yang isinya ucapan Selamat ulang tahun, serta telepon dan Telegram dari para pemimpin dunia dan tokoh keagamaan.

Pendahulunya, Paus Emeritus Benediktus XVI (89), juga mengirimkan ucapan selamat ulang tahun yang ditulis dalam bahasa Vatikan. Saat sarapan, Paus berasal dari Argentina ini terlibat pembicaraan pribadi dan mendalam dengan masing-masing tunawisma di hotel Vatikan dimana ia berada.

Mereka yang mendapatkan kesempatan luar biasa ini adalah orang-orang yang tinggal di sekitar St Peter Square. Paus juga mengirimkan cukup banyak kue untuk 1.500 orang dari dapur Vatikan kepada masyarakat miskin dan tunawisma di Roma. Berbicara kepada para kardinal, Paus merenungkan proses penuaan. “Selama beberapa hari ini, saya menyadari tampaknya jelek, usia tua, daya pikir yang sudah menurun,” katanya.

Tapi kemudian dia ingat kata-katanya sendiri ketika pertama kali menjadi petinggi kepausan pada tahun 2013. Saat itu ia berkata “usia tua adalah rasa haus akan pengetahuan.”
“Saya berharap itu akan terus hidup bagi saya,” tambahnya.

Meskipun berulang tahun, Sabtu, Paus tetap bekerja seperti biasanya seperti bertemu dengan Presiden Malta dan lainnya. Paus mengalami hari berbahagianya ini dengan suka cita.
Ia merasa sangat bahagia dengan banyak anak-anak dan pemuda serta masyarakat yang merayakan bersamanya. Ucapan selamat kepada Paus juga disampaikan dari seluruh penjuru dunia, pesan pribadi dan media sosial dengan hashtag #Pontifex80.

Presiden AS Barack Obama mengatakan Fransiskus “telah mengilhami masyarakat di seluruh dunia dengan pesan cinta kasih, harapan dan perdamaian.” Sementara itu Presiden Italia Sergio Mattarella ingat bahwa Paus telah menyerukan agar Eropa menunjukkan solidaritas dengan orang yang kurang beruntung. Khususnya mereka pengungsi dan semua orang yang termarjinalkan masyarakat. (AP/Vatikan)

Leave a Reply

*